Kuliah Tamu M. Haris Koentjoro

Tanggal 26 Agustus 2016, M. Haris Koentjoro menjadi pembuka seri kuliah tamu yang diadakan pada Semester I 2016-2017. M. Haris Koentjoro adalah Principal pada firma arsitektur internasional: Development Design Group (DDG) yang bermarkas di Baltimore, AS. Masuk Arsitektur ITB pada 1990 dan sempat aktif di himpunan mahasiswa, Haris Koentjoro kemudian meniti karir di Lapi Ganeshatama dan Studio Hepta Desain sebelum kemudian berangkat ka Amerika Serikat.

Topik yang dibawakan dalam kuliah tamu ini adalah Collaboration in a Flat World, yang menyoroti pentingnya generasi muda memahami beberapa fenomena dan cara kerja baru di masa kini dan masa depan. Berkarir pada firma konsultansi internasional adalah bekerja sama dengan beberapa orang dari berbagai budaya, bahasa, bangsa. Bekerjasama merupakan salah satu pondasi suksesnya karir seseorang. Kerjasama dalam skala organisasi dalam bentuk kolaborasi, magang (internship) dan membentuk partner strategis (strategic partner).

Bahan presentasi dapat diunduh di sini.

Kuliah Tamu – Dr. Aswin Rahadi

Pada hari Rabu, 20 April 2016 bertempat di Galeri Arsitektur ITB, alumni Arsitektur ITB dan SBM ITB, Dr. Aswin Rahadi, MBA berbagi ilmu dan pengalaman dalam sesi kuliah tamu dengan judul: Real Estate Profession Practices in Indonesia.

Topik ini menarik dalam konteks keprofesian lulusan sekolah arsitektur yang faktanya hanya sebagian kecil akan menjadi arsitek, dan sebagian besar berkiprah dalam bidang industri konstruksi  yang salah satunya adalah bisnis real estate.

Tahapan pengembangan (development) dalam bisnis real estate terbagi  ke dalam tiga tahap yakni: Pre- Development, Development, dan Post- Development. Di dalam Pre- Development, terdapat beberapa aspek yang penting yakni:

  • Land Banking/ Plotting
  • Conceptual Development
  • Legal Studies
  • Financing
  • Market Analysis
  • Feasibility Studies

Sebagai lahan praktik yang memiliki pasar yang luas, ilmu real estate sangat berkaitan dengan ilmu-ilmu lain terutama adalah ilmu- ilmu bisnis. Di sini, lulusan sekolah arsitektur yang akan berkiprah dituntut tidak hanya paham akan teori-teori perencanaan dan perancangan, juga harus belajar tentang ilmu hukum, ekonomi dan bisnis, yang akan sangat menunjang karir di masa depan.

Bahan presentasi dapat diunduh di sini.