C7 CBD Apartment | R M Amanda C

C7 CBD Apartment | R M Amanda C

Apartment Tower di kawasan superblock Kota Baru Kemayoran, Jakarta

AR5190 Studio | R Muhammad Amanda C | 25215005

 

About Design

Dibangun sebagai salah satu sarana hunian elit di kawasan Central Business District Kota Baru Kemayoran, Jakarta Pusat. Dengan posisi yang strategis, dan potensi pembangunan wilayah yang tinggi, Kawasan C7  merupakan bagian masterplan kawasan mixed-use superblock yang berpusat pada menara Jakarta. Kawasan superblock ini mewadahi berbagai macam fungsi dan tipologi bangunan diantaranya hunian berupa apartemen, condo dan hotel, komersil berupa mall, dan office. Dengan luas lahan per-kavling pada C7 sendiri mencapai kurang lebih 0.48 Ha, Bangunan yang didirikan dituntut untuk memenuhi konsep high-performance building dan aspek green design. Selain itu bangunan perlu mengakomodir jalur pedestrian dan menciptakan visual yang menarik dari sudut pejalan kaki, namun tetap harmonis dan selaras dengan bangunan sekitar, terutama tanggap terhadap menara Jakarta itu sendiri.

Bangunan apartemen telah melalui beberapa kali proses simulasi bentuk, hingga akhirnya terinspirasi oleh bentukan massa “tebing batu”, ini menyesuaikan konsep masterplan River & Hill yang telah disepakati pada kawasan superblock ini. Bangunan apartemen memiliki 2 orientasi fasad utama yang terlihat dari arah menara jakarta dan dari arah open space C7. Selain dikarenakan tujuan memperoleh optimasi terhadap daylight dan penghawaan alami, fasad bangunan dibuat lebih membuka atau “welcoming” ke arah halaman C7 untuk memberi kesan kepemilikan dan penyambutan pada ruang terbuka (yang sebenarnya bukan hanya milik apartemen saja). Sistem struktur utama pada bangunan menggunakan shear wall, ini dikarenakan penggunaan shear wall dinilai dapat membuat grid dan peletakan ruang yang lebih rapih dan teratur untuk tipologi bangunan apartemen. Selain itu ruangan yang ada di dalamnya clean atau tidak terpotong oleh kolom (umumnya terjadi)sehingga ruang dalam baik secara fungsi maupun kenyamanan dapat lebih dioptimalkan. Ini dilakukan semata-mata dengan pertimbangan bahwa hal terpenting dari apartemen adalah priotitas terhadap efisiensi ruangnya. Sedangkan pada bagian podium struktur terdapat dilatasi dengan tower bangunan, dikombinasikan dengan kolom dan balok yang bertujuan membuat bentukan ruang yang lebih fleksibel . Bangunan menerapkan double core system yang dinilai dapat lebih efektif dalam pembagian beban untuk bangunan slender (memanjang), serta dalam aspek pembagian service dan fire exit yang lebih merata.

Zonasi bangunan secara garis besar terbagi menjadi tiga bagian yakni bagian tower, podium, dan basement yang semuanya terhubung melalui core sebagai akses & servis. 1) Tower mencakup keseluruhan area hunian yang terdiri dari 3 tipe unit; 1 bedroom, 2 bedroom dan 3 bedroom, terdapat juga beberapa fasilitas non komersil yang berfungsi sebagai refuge area setiap kurang lebih 15 lantai. 2) Podium mencakup keseluruhan fasilitas komersil dan retail yang diperuntukkan bagi non penghuni pada lantai dasar dan fasilitas khusus penghuni pada lantai 2 s/d 4 seperti kolam renang, tennis court, jogging track, sky lounge, playground, apotek, restaurant, café, laundry, perpustakaan, meeting hall dan sebagainya. 3) Basement mencakup keseluruhan area loading dock, building maintenance dan utilitas seperti MEE, Ground tank, dan area parkir.

Terdapat 3 besaran unit dalam apartemen ini, yakni 1 bedroom khusus single ataupun pasangan suami istri tanpa anak, cocok disewa oleh kalangan temporer individual maupun pasangan muda. Tipe 2 bedroom untuk pasangan suami istri dengan anak dilengkapi 1 kamar pembantu. Dan 3 bedroom untuk pasangan suami istri dengan 2 anak yang juga dilengkapi kamar pembantu, dapur basah, serta akses lift pribadi. Ketiga tipe unit tersebut dilengkapi dengan balkon yang cukup luas dan ditanami pepohonan kecil yang disesuaikan dengan konsep vertical garden. Sistem pengkondisian udara buatan menggunakan ducting AC central dan juga pengkondisian udara alami yang dilengkapi bukaan pintu ke arah balkon hampir di setiap ruang kamar dan living room. Pencahayaan alami juga tergolong cukup baik dikarenakan pintu menggunakan kaca dan meminimalisir area dinding massif.

Twin Tower Office | Ardian Hario W.

Twin Tower Office | Ardian Hario W.

 

Issue

Kawasan kemayoran merupakan area rencana super block dengan fungsi komersil, hunian, dan perkantoran. kawasan ini dibagi menjadi 3 site, dimana pusatnya berada pada site Menara Jakarta. desain yang diharapkan tidak melebihi atau menyaingi Menara Jakarta, justru harus mendukung keberadaan bangunan yang akan menjadi vocal point kawasan tersebut. Area yang dibangun merupakan fungsi office dan komersil yang terletak di ujung site C-9, dengan luasan site 10 hektar. blok C9 sendiri memiliki konsep kawasan Urban Vertical Forest. dengan tujuan blok C9 sebagai latar dari bangunan utama yakni menara jakarta yang akan dibangun lebih dulu pada kawasan kemayoran. konsep kawasan ini menjadi guidelines pada tiap bangunan yang akan dirancang pada blok C9. dimana pada bangunan harus menempatkan area-area hijau baik pada selubung bangunannya maupun pada atapnya.

Respon Terhadap Kawasan

Dengan posisi site yang berada di ujung blok C9, dimana posisi ini bisa menjadi awalan/ akhiran pada skyline kota. maka respon yang dilakukan ialah membuat massing bangunan menjadi bertingkat. dalam hal ini, bangunan yang diutamakan ialah menara jakarta (sebagai pemilik hirarki tertinggi). sehingga massa bangunan dari ujung akan berundak sampai ke menara jakarta. melalui apartment di samping site yang direncanakan memiliki tinggi lebih dari bangunan office. sebagai satu kawasan kemayoran, maka desain facade bangunan office direncanakan tidak akan jauh berbeda dari menara jakarta, yaitu menggunakan curtain wall sebagai selubung bangunan. tentunya dengan tetap tanggap iklim dan merespon posisi bangunan terhadap arah matahari. Berdasarkan hasil analisis menggunakan software Ecotect, bidang yang paling terpapar matahari ialah sisi barat laut. sisi ini terpapar matahari barat paling banyak sehingga untuk mengurangi dampak panas matahari terhadap bangunan, pada bidang sisi barat laut diberikan treatmen khusus dengan menambahkan sistem sirip yang merespon secara otomatis terhadap panas matahari, sehingga suhu ruangan didalam tetap terjaga, dengan menggunakan double skin facade ini, diharapkan dapat mengurangi beban energi AC.

PLAN

Konsep Struktur Bangunan

Sistem pembalokan menggunakan sistem WAFEL tanpa ceiling, sehingga pola grid wafel dimanfaatkan juga sebagai elemen langit-langit dengan ekspose beton. Pelubangan diberikan pada plat diutamakan untuk pemipaan ringan/kecil seperti smoke detectore, sprinkler, dan kabel listrik, sedangkan untuk pemipaan besar seperti ducting diletakkan di bawah lantai (RISE FLOOR). Lubang-lubang pada wafel dimanfaatkan sebagai penempatan lampu dengan menggunakan lampu LED yang dapat menghemat penggunaan energi listrik pada bangunan. keunggulan penggunaan sistem ini ialah selain plat yang lebih rigid/ tidak bergetar, efisiensi dimensi balok dapat dikurangi sehingga floor to floor dapat lebih rendah. agar waffel dapat bekerja dengan baik, maka modul yang digunakan ialah 90×90 cm.

konsep

Konsep Bangunan Hijau

Pada banguan memiliki beberapa fitur-fitur dalam mengurangi bebean efisiensi energi seperti; solar panel yang diletakan pada rooftop dimanfatkan untuk efisiensi energi pada penerangan. Penggunaan lampu LED diharapkan dapat menghemat energi pada bangunan dimana 1 lampu LED dapat hidup selama 50.000 jam (5.7 tahun) dengan hanya menghabiskan energi sebesar 300 kWh. Rain Water Harvest dengan mempertimbangkan iklim Indonesia yang tropis dimana curah hujan sering terjadi, maka dengan memberikan area penampungan air hujan pada basement dapat membantu menghemat penggunaan air dari PDAM. Double skin facade,  diberikan pada sisi yang terkena paparan radiasi matahari paling banyak.  kulit luar ini dirancang untuk bergerak otomatis melalui respon datangnnya sinar matahari. sehingga panas matahari tidak masuk kedalam bangunan dengan harapan penggunaan energi pada AC dapat berkurang. Dan yang terakhir ialah bycycle area, ada bangunan diberikan fasilitas parkir sepeda dengan tempat shower yang diletakkan dibelakang bangunan. dengan memfasilitasi pengguna sepeda ini, diharapkan pekerja dapat mengurangi pemakaian kendaraan pribadi dan beralih menggunakan sepeda yang lebih sehat baik untuk tubuh juga dengan alam.

Sistem utilitas

MALL OF KEMAYORAN | RAHAYU SITHA D.

 

MALL OF KEMAYORAN | RAHAYU SITHA D.

Keberadaan mall kini di kota-kota besar telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Dengan fungsi utama sebagai tempat berbelanja, Mall juga dapat dijadikan tempat berkumpul, hangout bahkan berekreasi dikala masyarakat perkotaan butuh hiburan selepas melakukan aktivitas yang padat. Banyak dari masyarakat di perkotaan yang betah berlama-lama di Mall. Hal ini dirasa sangat wajar, Mall yang mudah diakses akan membuat orang-orang kemudian menjadikan Mall ini tidak hanya sebagai tempat berbelanja, namun juga sebagai tempat bersosialisasi, tempat berkumpul dan mengadakan pertemuan.

Mall of Kemayoran merupakan salah satu fungsi commercial leisure di Lot C7 dan C9 yang menjadi site kawasan proyek Studio 1 AR5190. Site ini berlokasi dekat dengan JIEXPO Kemayoran dan tepat di belakang proyek Menara Jakarta. Di dalam kawasan CBD Lot C7 dan C9 ini terdapat beberapa tower dengan fungsi hunian /apartemen, kantor sewa dan komersial di bagian podium. Untuk fungsi komersial / Shopping Mall di dalam kawasan dibagi menjadi empat tema yang berbeda, yaitu lifestyle, daily goods, sport dan food & beverage. Keempat tema ini kemudian mendukung fungsi lainnya di dalam kawasan dimana tiap-tiap Mall menyediakan kebutuhan yang berbeda-beda sehingga menghadirkan suasana yang berbeda-beda pula bagi para pengunjung.

Mall of Kemayoran merupakan Lifestyle Shopping Mall yang lebih banyak menyediakan barang dan fasilitas yang menunjang gaya hidup masyarakat. Mall of Kemayoran merupakan bagian podium dari tower yang terletak di pintu masuk kawasan C7 dan C9, dan berseberangan dengan Kemayoran Playground. Berdiri diatas site seluas 3970 m2, Mall of Kemayoran terdiri dari 6 lantai dan 4 basement, dimana Ground Floor memiliki luasan 2100 m2 sedangkan lantai lainnya 2400 m2. Tema Lifestyle membuat Mall ini menyediakan kebutuhan seperti fashion & apparel, entertainment, accessories, beauty, health dan segala kebutuhan lain yang berkaitan. Selain untuk menunjang kebutuhan penghuni kawasan juga diperuntukkan bagi masyarakat yang berada di sekitar Kemayoran.

TEMP 3

TEMP 2

TEMP 1

Kecilnya lahan / site untuk ukuran sebuah Mall kemudian menghasilkan bangunan Mall dengan tinggi yang maksimal sesuai peraturan yaitu 6 lantai. Level Ground Floor adalah ruang yang paling terbuka dimana tidak dibatasi sekat sehingga memudahkan sirkulasi pengunjung dari area kawasan. Tidak terlalu banyak retail yang tersedia di level Ground Floor. Brand-brand fashion yang besar kemudian diletakkan di level 1 dan 2. Fasad bangunan sebagian besar menggunakan material kaca dengan menambahkan unsur-unsur vertical garden dan unsur natural seperti kayu. Untuk menambah kesan lifestyle digunakan signage-signage brand sebagai fasad Mall.