Workshop 2 Minggu Kitakyushu

Implementasi dari MoA antara Department of Architecture, The University of Kitakyushu (KU) dan Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB, KU tahun ini akan memberikan kesempatan mahasiswa S1-S2 AR, S2 RK dan S2 AL ITB untuk mengikuti workshop selama 2 minggu di Kitakyushu antara tanggal 15 Februari sampai 1 Maret 2015.

Workshop dapat diikuti mahasiswa Program Studi Sarjana Arsitektur (semester 7) dan Program Studi Magister Arsitektur/Arsitektur Lanskap/Rancang Kota (semester 3). Mahasiswa akan mengikuti workshop tentang kota/energi/keberlanjutan. Workshop diikuti oleh peserta dari berbagai negara, dan merupakan kesempatan untuk mendapatkan teman dari negara-negara lain dan melatih kemampuan soft-skill. Disediakan beasiswa 80 ribu yen.

Biaya yang diperlukan diperkirakan sbb:
– Biaya akomodasi mungkin sekitar 25 ribu yen (2,5jt) ,
– Ongkos pesawat PP Indonesia Jepang (8jt)
– Biaya visa/paspor (1jt)
– Biaya hidup 14 hari (3jt)
– Biaya transportasi selama di Kitakyushu (1jt)
– Biaya asurasi dari Indonesia (0,5jt),
Biaya total yang diperlukan diperkirakan sekitar Rp.16jt rupiah.
Peserta diperkirakan menambahi sendiri sekitar minimal Rp.8jt.

Persyaratan untuk mendaftar
– Mahasiswa S1 AR semester 7.
– Mahasiswa S2 AR/RK/AL semester 3.
– IPK semester sebelumnya minimal 3,15.
– Memiliki atau dapat menyediakan paspor paling lambat 10 Desember 2015.

Kewajiban:
– Tiba di Kitakyushu sebelum tanggal 15 Februari dan hanya dapat meninggalkan Kitakyushu setelah tanggal 1 Maret 2015.
– Menyiapkan artikel dan presentasi di workshop.

Jika berminat isi form pendaftaran di halaman ini (klik di sini).

Catatan: Mahasiswa dapat datang lebih cepat atau pulang lebih lambat dengan tanggungan sendiri.

 

Exchange Program ke Kitakyushu University

Implementasi dari MoA antara Department of Architecture, The University of Kitakyushu (KU) dan Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) ITB, KU tahun ini akan memberikan kesempatan kepada 2 mahasiswa Arsitektur ITB untuk mengikuti program exchange program 6 bulan.

PROGRAM EXCHANGE 6 BULAN

1. Peserta harus datang di KU sebelum 10 Agustus2014  dan kembali setelah 10 Februari 2015. Boleh datang lebih cepat atau memperpanjang masa tinggal di Jepang atas biaya sendiri. Mohon dipertimbangkan ketidakhadiran kuliah di ITB.
2. Mahasiswa yang mengikuti program ini cuti dari Program Sarjana Arsitektur ITB selama 1 semester pada semester 1 tahun ajaran 2014/2015.
3. Peserta wajib mengikuti semua kegiatan yang direncanakan termasuk mengambil 4 mata-kuliah :  Architectural Engineering Practice (2sks), Architectural Design Program (2sks), Landscape Design (2sks) dan Architectural Drawing 4(2sks). Kredit empat mata-kuliah tersebut akan ditransfer menjadi kredit mata-kuliah pilihan Program Studi Arsitektur ITB.
4. Peserta akan ikut kelas Bahasa Jepang untuk pemula.
5. KU menyediakan beasiswa sebesar 80 ribu yen per bulan. Dari 80 ribu tersebut, sekitar 20 ribu yen akan digunakan untuk membayar biaya penginapan, termasuk listrik, gas dan air.
6. Biaya perjalanan Indonesia – Jepang pp, biaya hidup, biaya jalan-jalan ditanggung sendiri oleh peserta.
7. SAPPK akan memberikan bantuan dana (jumlah belum dapat ditentukan).

PERSYARATAN PESERTA

1. Program ini dapat diikuti mahasiswa Program Studi Sarjana Arsitektur ITB angkatan 2011.
2. IPK semester 1 s/d 6 minimal 3,07.
3. Mahasiswa yang mendaftar dan terpilih sanggup menyiapkan paspor paling lambat tanggal 18 Juni 2014 dan foto paspor 35 mm x 45 mm.

PENDAFTARAN

Jika berminat mengikuti program exchange selama 6 bulan di KU, isi form pendaftaran (klik di sini)

CATATAN

KU juga akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa Program Sarjana Arsitektur ITB untuk mengikut program exchange selama 2 minggu pada bulan Februari – Maret 2014. Mahasiswa yang telah mengikuti program exchange 6 bulan tidak diperkenankan ikut program exchange 2 minggu.

 

International Workshop and Conference on Re-SHAPING Urban Coastal Land-SCAPES for Hibikinada Area in Kitakyushu, Jepang

Pada tanggal 15-25 Februari 2014, enam mahasiswa Arsitektur ITB mengikuti workshop dan konferensi di Universitas Kitakyushu Jepang. Mereka adalah Swasti Nuswantari, Prathito Andy Wisambodhi, Alicia Tiffany Beandda, Prinka Victoria Widasanti, Kania Thea Pradipta, dan Reina Rivenska Dissa. Dalam workshop yang diikuti oleh 16 universitas di Asia ini, mahasiswa arsitektur ITB banyak belajar bekerja secara kolaboratif, mengembangkan visi bersama-sama, mengelola gagasan dari berbagai pemikiran dengan latar belakang yang beragam, dan menyajikannya dalam sebuah karya desain yang utuh. Diakui, kendala bahasa menjadi faktor utama dalam dinamika kelompok, karena banyak mahasiswa Asia yang tidak lancar berbahasa Inggris. Namun demikian, semuanya bisa dilaksanakan dengan gembira, yang terlihat pada saat pesta perpisahan. Prof. Bart Dewancker, ketua penyelenggara acara ini, menyebutkan bahwa membangun perkawanan menjadi salah satu tujuan kegiatan ini (ASE).