Kemayoran Business Office | Tri Amartha Wiranata

Kemayoran Business Office | Tri Amartha Wiranata

Daerah kemayoran di Jakarta merupakan sebuah kawasan dengan konsep kota baru yang direncanakan menjadi International Trade City. Dengan luas keseluruhan sebesar 454 Ha akan direncanakan 80% luas lahan untuk menjadi International Bussiness sedangkan untuk 20% akan difungsikan sebagai lahan hijau. Berdasarkan perencanaan kota tersebut maka dibutuhkan suatu rental office untuk mewujudkan daerah kemayoran menjadi International Bussiness.

Pada kawasan kemayoran direncanakan sebuah superblok dengan pembagian lahan kawasan Blok C7 dan Blok C9. Selain itu kawasan ini berbatasan langsung dengan superblok menara Jakarta maka dari itu akan direncanakan sebuah koneksi dengan mengutamakan pergerakan melalui pedestrian antara kedua Blok dan menara Jakarta. Tidak hanya itu, koneksi antara beberapa fungsi bangunan di dalam blok kawasan juga diutamakan, guna untuk menghidupkan daerah kemayoran sebagai superblok yang saling berintegrasi satu sama lain.

Kemayoran Bussiness Office merupakan salah satu rental office yang menawarkan kantor untuk melaksanakan fungsi kegiatan bisnis. Berdiri di lahan 5026 m2, Kemayoran Bussiness Office memiliki 45 lantai dengan 3 lantai podium dan 42 lantai untuk tower office yang merupakan bagian saleable area.

Untuk merespon masalah lingkungan dan isu penggunaan energi, Kemayoran Bussiness Office menerapkan beberapa pendekatan desain yaitu salah satunya dengan menerapkan konsep Green Design. Mengingat bangunan office merupakan bangunan High-Rise Building maka penting dilakukan sebuah simulasi untuk menentukan seberapa besar thermal atau panas yang diterima bangunan sebagai respon terhadap penggunaan energi terutama pada pemanfaatan penghawaan buatan. Simulasi dilakukan pada beberapa transformasi bentuk yang akhirnya memberikan bentuk akhir sebagai bentuk terbaik untuk mengurangi panas pada fasad bangunan. Pemilihan fasad yang baik juga dapat mengurangi konsumsi energi dari bangunan seperti penggunaan Double-Skin Facade sebagai sebuah solusi untuk mengurangi panas yang diterima pada fasad bangunan.

Pencegahan atau Awarness terhadap bahaya – bahaya di bangunan sangat diperhatikan pada Kemayoran Bussiness Office ini. Salah satunya ialah keselamatan pada kebakaran atau Fire Safety, yaitu dengan menerapkan aturan – aturan yang berlaku seperti SNI atau Peraturan Menteri untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Kemayoran Playground | Kresna Aditya

Kemayoran Playground | Kresna Aditya

Kemayoran Playground is mix-used building between 6 stories shopping mall with playground concept and apartment tower located in new C7 CBD Kemayoran and Menara Jakarta as the center of the district. Playground concept is to following this shopping mall focus on, sport and technology, to fulfill the apartment and district’s need. The playground is green roof on 6 stories shopping mall with terracing shape building and community area around the inner court as the C7 District’s center. Kemayoran Playground is connected to surrounding building by basement parking, basement retail, service area, atrium, and skywalk for the activity and visual linkage.

Kemayoran Playground - Kresna Aditya1 Kemayoran Playground - Kresna Aditya2 Kemayoran Playground - Kresna Aditya3 Kemayoran Playground - Kresna Aditya4 Kemayoran Playground - Kresna Aditya5

C7 Apartment Jakarta | Banyu Priautama

C7 Apartment Jakarta | Banyu Priautama

Gambaran Umum Perancangan.

C7 Apartment Jakarta, sebuah apartment yang berlokasi di kawasan Kemayoran CBD (Central Business Distric) Jakarta. Terletak di Lot C7 Kemayoran dengan 6 tower gedung lainnya dalam sebuah area Super Blok dengan fungsi mix use, tower apartment ini memiliki total 45 jumlah lantai, dengan total 40 lantai tipikal (1350m2) sebagai fungsi apartment dan 4 lantai podium dengan fungsi komersial (retail) yang dibangun di atas lahan dengan luas 4860m2.

Desain bangunan secara keseluruhan mengutamakan integritas antara satu bangunan dengan kawasan di sekitarnya yang meliputi tower gedung lainnya serta public space yang terdapat di beberapa titik di kawasan Kemayoran CBD ini dan juga antara fungsi-fungsi yang berbeda dalam sebuah kawasan CBD tersebut yang meliputi fungsi Apartment, Komersil, dan juga Perkantoran.

Integritas antara seluruh bangunan di Lot C7 ini diwujudkan dalam adanya sky walk di level lantai dua dengan harapan dapat menyatukan dan mempermudah akses bagi civitas di dalamnya menuju ruang publik maupun menuju lokasi tertentu dalam kawasan C7 ini. Hal ini juga diharapkan mampu untuk mengurangi intensitas kepadatan yang terdapat di level Ground Floor.

 

Konsep Dasar

Konsep bangunan ramah lingkungan kini sudah mulai diwajibkan terutama pada bangunan dengan tipe highrise building mengakibatkan perlunya perencanaan dan perancangan yang tepat sebagai respon atas tuntutan bangunan ramah lingkungan dan low maintenance. Respon desain tersebut akan diwujudkan dalam meminimalkan penggunaan pengkondisian udara dan pencahayaan buatan pada unit-unit apartment sehingga nantinya diharapkan dapat meminimalkan konsumsi energi pada bangunan ini. Sehingga tuntutan akan sistem bangunan yang ramah lingkungan dan low maintenance coba diwujudkan dalam sebuah konsep bangunan yang akan mengadopsi konsep Vertical Garden yang akan sedikit dimodifikasi menjadi Vertical Forest. 

Pengaplikasian konsep ini akan diwujudkan berupa penambahan vegetasi pada fasad bangunan, yang akan ditanam pada plenter box yang terletak di fasad bangunan yang akan dibantu dengan penataan layout pada unit-unit apartment dan koridor dalam bangunan sehingga memungkinkan untuk memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan secara alami dan yang akan berimbas pada minimnya pengkondisian udara dan cahaya yang akan meminimalkan konsumsi energi keseluruhan.

Dalam pertimbangannya, pengaplikasian vertical forest ini akan memiliki dampak pada beberapa hal, diantaranya :

  • Vegetasi (pepohonan) akan menjadi barrier wall secara alami yang akan menjadi filter suara (kebisingan) dan juga partikel debu dari luar bangunan.
  • Vegetasi akan menyerap karbondioksida (CO2) dan menghasilkan (O2) yang berdampak atas terciptanya macro climate di dalam ruangan pada pagi hingga sore hari, yang diharapkan dapat meminimalkan penggunaan pengkondisian udara (AC) pada umumnya.
  • Plenter box akan difungsikan juga sebagai penampungan air hujan yang nantinya akan dialirkan ke penampungan dan akan dimanfaatkan untuk beberapa keperluan.
  • Eksplorasi terhadap fasad bangunan.

 

interior web 1 interior web 2 interior web 3

Banyu – AR5121 Arsitektur Digital