Pameran Sayembara Fotografi SAPPK 2016

Sayembara Fotografi SAPPK 2016

Sayembara Fotografi SAPPK 2016 diselenggarakan oleh Dekanat SAPPK-ITB dari pertengahan Desember 2015-Januari 2016, dengan tema Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan baik internal maupun eksternal lingkungan SAPPK, ITB
Sayembara ini berhasil menjaring 160 foto yang dikirim oleh mahasiswa, dosen, dan karyawan aktif di SAPPK. Setelah melalui proses penjurian yang dilakukan oleh 4 juri : Basauli Umar Lubis, PhD., Eko Purwono, MSAS, Tri Yuwono, MT, dan Dr Natalivan Petrus. Pemenang utama ditetapkan adalah karya ‘Penilaian KAAB’ oleh Tubagus M. Aziz Soelaiman dan karya ‘Geodesic Dome, Damyang Korea’ oleh Gustav Anandhita. Terdapat pemenang unggulan lain yaitu Safira Elzahra dan Yasmin Zahra Azizah.

Foto yang dihasilkan oleh Sayembara ini akan digunakan sebagai isi kalender, prospektus SAPPK dan isi untuk beberapa publikasi yang dikeluarkan oleh Program Studi Arsitektur, dan Program Studi Perencanaan Wilayah Kota dan Sekolah Pasca Sarjana, SAPPK. Dan secara lengkap hasilnya bisa dilihat di Galeri Arsitektur, Labtek IX-B dari tanggal 1-10 Februari 2016

Pameran diselenggarakan oleh Panitia Gabungan AR, PL, dan Dosen dari kedua Program Studi dibantu oleh karyawan SAPPK. terbuka untuk umum dari jam 08-17 WIB

C7 CBD Apartment | R M Amanda C

C7 CBD Apartment | R M Amanda C

Apartment Tower di kawasan superblock Kota Baru Kemayoran, Jakarta

AR5190 Studio | R Muhammad Amanda C | 25215005

 

About Design

Dibangun sebagai salah satu sarana hunian elit di kawasan Central Business District Kota Baru Kemayoran, Jakarta Pusat. Dengan posisi yang strategis, dan potensi pembangunan wilayah yang tinggi, Kawasan C7  merupakan bagian masterplan kawasan mixed-use superblock yang berpusat pada menara Jakarta. Kawasan superblock ini mewadahi berbagai macam fungsi dan tipologi bangunan diantaranya hunian berupa apartemen, condo dan hotel, komersil berupa mall, dan office. Dengan luas lahan per-kavling pada C7 sendiri mencapai kurang lebih 0.48 Ha, Bangunan yang didirikan dituntut untuk memenuhi konsep high-performance building dan aspek green design. Selain itu bangunan perlu mengakomodir jalur pedestrian dan menciptakan visual yang menarik dari sudut pejalan kaki, namun tetap harmonis dan selaras dengan bangunan sekitar, terutama tanggap terhadap menara Jakarta itu sendiri.

Bangunan apartemen telah melalui beberapa kali proses simulasi bentuk, hingga akhirnya terinspirasi oleh bentukan massa “tebing batu”, ini menyesuaikan konsep masterplan River & Hill yang telah disepakati pada kawasan superblock ini. Bangunan apartemen memiliki 2 orientasi fasad utama yang terlihat dari arah menara jakarta dan dari arah open space C7. Selain dikarenakan tujuan memperoleh optimasi terhadap daylight dan penghawaan alami, fasad bangunan dibuat lebih membuka atau “welcoming” ke arah halaman C7 untuk memberi kesan kepemilikan dan penyambutan pada ruang terbuka (yang sebenarnya bukan hanya milik apartemen saja). Sistem struktur utama pada bangunan menggunakan shear wall, ini dikarenakan penggunaan shear wall dinilai dapat membuat grid dan peletakan ruang yang lebih rapih dan teratur untuk tipologi bangunan apartemen. Selain itu ruangan yang ada di dalamnya clean atau tidak terpotong oleh kolom (umumnya terjadi)sehingga ruang dalam baik secara fungsi maupun kenyamanan dapat lebih dioptimalkan. Ini dilakukan semata-mata dengan pertimbangan bahwa hal terpenting dari apartemen adalah priotitas terhadap efisiensi ruangnya. Sedangkan pada bagian podium struktur terdapat dilatasi dengan tower bangunan, dikombinasikan dengan kolom dan balok yang bertujuan membuat bentukan ruang yang lebih fleksibel . Bangunan menerapkan double core system yang dinilai dapat lebih efektif dalam pembagian beban untuk bangunan slender (memanjang), serta dalam aspek pembagian service dan fire exit yang lebih merata.

Zonasi bangunan secara garis besar terbagi menjadi tiga bagian yakni bagian tower, podium, dan basement yang semuanya terhubung melalui core sebagai akses & servis. 1) Tower mencakup keseluruhan area hunian yang terdiri dari 3 tipe unit; 1 bedroom, 2 bedroom dan 3 bedroom, terdapat juga beberapa fasilitas non komersil yang berfungsi sebagai refuge area setiap kurang lebih 15 lantai. 2) Podium mencakup keseluruhan fasilitas komersil dan retail yang diperuntukkan bagi non penghuni pada lantai dasar dan fasilitas khusus penghuni pada lantai 2 s/d 4 seperti kolam renang, tennis court, jogging track, sky lounge, playground, apotek, restaurant, café, laundry, perpustakaan, meeting hall dan sebagainya. 3) Basement mencakup keseluruhan area loading dock, building maintenance dan utilitas seperti MEE, Ground tank, dan area parkir.

Terdapat 3 besaran unit dalam apartemen ini, yakni 1 bedroom khusus single ataupun pasangan suami istri tanpa anak, cocok disewa oleh kalangan temporer individual maupun pasangan muda. Tipe 2 bedroom untuk pasangan suami istri dengan anak dilengkapi 1 kamar pembantu. Dan 3 bedroom untuk pasangan suami istri dengan 2 anak yang juga dilengkapi kamar pembantu, dapur basah, serta akses lift pribadi. Ketiga tipe unit tersebut dilengkapi dengan balkon yang cukup luas dan ditanami pepohonan kecil yang disesuaikan dengan konsep vertical garden. Sistem pengkondisian udara buatan menggunakan ducting AC central dan juga pengkondisian udara alami yang dilengkapi bukaan pintu ke arah balkon hampir di setiap ruang kamar dan living room. Pencahayaan alami juga tergolong cukup baik dikarenakan pintu menggunakan kaca dan meminimalisir area dinding massif.