The Magical Touch of Lighting

15214015 | Gemma Norisa Daryono

Disneyland Hongkong adalah sebuah taman bermain yang cukup ternama bahkan di kancah internasional. Pada siang hari, beratus-ratus langkah kaki menapak masuk ke jalan utama yang menghubungkan pintu masuk dan akses menuju berbagai wahana di dalamnya. Pada akhir tahun, suasana natal terpancar jelas melalui berbagai hiasan khasnya seperti sebuah pohon natal besar yang menjadi penanda mulainya jalan setapak dengan lebar hingga sepuluh meter tersebut dan wreath yang digantung pada tiang lampu di sepanjang jalan. Terlihat di sebelah kiri dan kanan jalur tersebut gedung-gedung dengan nuansa Eropa yang juga berfungsi sebagai toko-toko yang menjual souvenir hingga makanan-makanan dengan aroma yang menggugah selera. Kesan perkotaan yang hangat terpancar dari paving block yang melapisi sepanjang jalan tersebut dan trotoar di kedua belah jalan. Pada bagian ujung jalan, pengunjung disuguhi pemandangan kastil megah yang menjadi simbol utama dari keseluruhan taman bermain tersebut. Tepat pukul 15.00 waktu setempat, parade siang yang menampilkan tokoh-tokoh terkenal dari taman bermain tersebut dimulai dan berakhir dalam waktu satu jam.

Ketika malam tiba, lampu-lampu di seluruh bagian taman mulai dinyalakan. Pukul delapan malam, arus pengunjung yang menantikan parade malam dan pertunjukan kembang api kembali mengarah ke jalan utama dari taman tersebut sebagai tempat pengamatan terbaik. Ada yang berbeda dari suasana yang terpancarkan pada jalan utama itu dibandingkan ketika siang hari.  Lampu-lampu yang digunakan untuk menerangi gedung di sebelah kiri dan kanan jalan membuat pengunjung yang datang terkesima. Dua gedung cukup tinggi yang saling berhadapan dan memiliki jarak yang tidak terlalu jauh seakan bercahaya saat malam, menjadikan tempat yang terlihat begitu indah dan hangat pada siang hari berubah menjadi magis dan romantis pada waktu malam. Gelapnya malam tak membuat massa-massa bangunan sepanjang jalan menjadi terabaikan, namun sebaliknya tersuguhkan secara lebih menarik dari apa yang terlihat saat siang. Parade yang disuguhkan saat malam juga terlihat lebih indah dengan hadirnya warna-warni lampu. Pertunjukan kembang api sepanjang lima belas menit yang memecah gelapnya langit malam menutup malam dengan sempurna.

Aspek Kenyamanan

Walau dikunjungi beribu orang setiap harinya, jalur utama dari taman ini selalu bersih. Jalan tersebut juga cukup lebar untuk dilalui pengunjung tanpa harus berdesak-desakan. Ketika parade berlangsung, petugas taman bermain sigap menyiapkan jalur yang akan dilalui sehingga tidak terjadi kemacetan atau halangan. Rasa aman juga menjadi salah satu faktor yang menimbulkan kenyamanan. Disneyland Hongkong hanya memiliki satu arah keluar dan masuk yang selalu ramai oleh pengunjung dan petugas sehingga sulit untuk melakukan tindak kriminal tanpa diketahui oleh orang lain.

Aspek Mood

Disneyland terkenal sebagai ‘tempat paling bahagia di dunia’. Hal ini tidak salah, karena selain tokoh-tokoh Disney yang telah terkenal secara internasional merupakan sosok yang dekat dengan masa  kanak-kanak, tempat ini memiliki target pengunjung utama berupa keluarga sehingga wahana yang dihadirkan tidak terlalu ekstrim dan dapat menyesuaikan segala umur. Namun dapat dianalisa bahwa selain aspek-aspek tersebut, sang perancang taman bermain mampu membangun mood yang diinginkan, khususnya di bagian jalan utama taman bermain tersebut.

Jalan utama Disneyland dirancang menggunakan gedung bergaya Eropa yang cukup tinggi sehingga pengunjung benar-benar merasa berada di sebuah dunia yang berbeda. Jalan tersebut juga dipusatkan untuk berbagai aktivitas. Parade-parade yang ditampilkan melewati jalan utama dipersiapkan dengan baik dan menggunakan properti seperti kendaraan yang dihias dengan menarik dan disesuaikan dengan tema. Tak hanya itu, Disneyland menggunakan musik-musik khasnya untuk membangun mood di seluruh bagian taman. Yang menarik yaitu ketika parade berlangsung, musik tersebut diatur sehingga pengunjung di setiap tempat mendengar musik yang khas dari tokoh tertentu hanya ketika tokoh tersebut lewat. Walaupun musik yang diputar berbeda antar tempat untuk menyesuaikan alur tokoh yang melalui tempat tertentu, musik antar tempat dirancang dengan baik sehingga tidak saling mengganggu.

Secara khusus, mood “akhir yang bahagia” dan magis berhasil terbangun dengan baik saat malam dengan permainan lampu-lampu yang menarik. Penggunaan lampu yang didominasi warna kekuningan sepanjang jalan utama menimbulkan kesan remang dan romantis. Perancang terlihat menghindari spotlight secara langsung dan memfokuskan pencahayaan yang memendar pada puncak-puncak gedung sehingga gedung terlihat lebih tinggi dan megah. Parade yang menggunakan warna-warni lampu ternyata juga mampu menghadirkan magisnya dunia Disney dengan lebih baik dibandingkan ketika siang hari. Mendekati hari natal, pohon natal yang begitu tinggi dan hiasan-hiasan natal di sepanjang jalan juga memancarkan cahaya warna-warni. Pertunjukan khusus akhir tahun yang diselenggarakan di jalan utama tersebut juga menggunakan permainan cahaya yang menarik dengan membentuk pola-pola kristal salju pada sepanjang dinding gedung. Perancang Disneyland Hongkong juga secara pandai menyulap kastil besar yang tampak dari jalur utama menjadi layar proyektor yang menampilkan kisah tokoh-tokoh terkenal cerita Disney selama pertunjukan kembang api yang juga ditembakkan dari kastil tersebut.