Indahnya Pesona Pasar Terapung

15213049 | Mawaddah Warahmah

 

Floating Market Lembang merupakan salah satu dari sekian banyak tempat wisata yang menjanjikan di Jawa Barat. Berlokasi di Lembang yang jauh dari kebisingan kota, membuat tempat wisata ini sering dijadikan tempat pelepas penat bagi orang-orang yang bekerja rutin hampir setiap hari. Selain itu, Floating Market Lembang juga didesain dengan konsep alam yang sangat kental, sehingga ketika kita memasukinya kita tetap merasakan bahwa kita masih berada di daerah perkampungan yang asri dan sejuk. Kemudian Floating Market juga mempunyai berbagai macam fasilitas yang dapat membuat wisatawan bertambah nyaman untuk berlama-lama didalamnya.

ASPEK CITRA/IMAGE

Menurut saya, citra yang ditimbulkan dari Floating Market Lembang ini sangat positif. Selain didukung oleh nuansa alam disekitar nya, desain lanskap tempat wisata ini juga berusaha menyatukan dirinya dengan alam sekitar. Hal ini membuat citra yang ditimbulkan tempat wisata ini tidak bertolak belakang dengan tempat dimana ia berada.

Kemudian, bangunan-bangunan yang dibangun juga merupakan bangunan-bangunan Sunda sederhana yang semakin menambah kekentalan nuansa perkampungan Sunda di tempat wisata ini, seperti saung-saung yang berjejer ditepi jalan untuk dapat disinggahi wisatawan yang ingin beristirahat sejenak.

Selain itu, citra yang tidak kalah menarik yang menjadi target utama untuk dikunjungi dan selalu diingat wisatawan ketika berkunjung adalah pasar terapung yang merupakan adaptasi dari pasar terapung Sungai Kuin Banjarmasin, Langkat Sumatra Utara, dan Bangkok(Thailand).

ASPEK FUNGSI

Floating Market Lembang  secara umum memiliki dua fungsi yaitu fungsi komersial dan fungsi rekreasi. Menurut pengamatan saya, dua fungsi diatas saling berhubungan dan saling melengkapi satu sama lain. Namun, yang menjadi fungsi utama dari Floating Market Lembang ini adalah fungsi rekreasi.

Fasilitas rekreasi yang ada di Floating Market Lembang adalah terdapat area bermain anak-anak, perahu air, outbond, kereta air, dan lain-lain, yang semakin menggairahkan wisatawan untuk berekreasi di Floating Market Lembang. Selain itu, fasilitas komersial yang disediakan di Floating Market Lembang juga tidak kalah menarik,diantaranya pasar terapung yang hanya menjual makanan dan minuman khas dan juga terdapat rumah makan yang menyajikan makanan khas Indonesia, Asia dan Eropa yang semakin melengkapi wisata kuliner wisatawan serta terdapat toko-toko yang menjual pernak-pernik unik yang bisa dijadikan oleh-oleh.

ASPEK KENYAMANAN

Kenyamanan merupakan hal terpenting bagaimana seseoarang bisa berlama-lama disuatu tempat. Begitupun yang saya rasakan bila berkunjung ke Floating Market Lembang ini. Kenyamanan yang saya rasakan menurut saya merupakan perwujudan dari desain lanskap Floating Market yang dibuat seperti nuansa perkampungan. Nuansa yang asri, sejuk dan tenang serta diiringi dengan nyanyian sunda semakin membuat kita nyaman berada didalamnya sambil menyantap makanan dan untuk melepas beban pikiran yang ada.

IMG_20160518_122954

IMG_20160518_123230

IMG_20160518_122020

IMG_20160518_122323

IMG_20160518_122535

Oase di Kampus ITB

15213004 | Taufik Tandiono

Taman dengan desain sederhana namun menarik ini terletak di bagian belakang kompleks gedung perkuliahan ITB, tepatnya di samping pintu gerbang utara kampus ITB. Taman ini dikelilingi oleh 2 gedung baru ITB yaitu gedung CAS (Center for Advanced Studies ) dan gedung CRCS (Center For Research and Community Services). Karena letaknya di belakang ITB dan terhalang oleh bangunan gedung baru yang tinggi, maka tidak banyak mahasiswa yang mengetahui adanya taman ini. Taman ini berperan sebagai tempat bagi mahasiswa-mahasiswi untuk berkumpul, mengobrol, ,berdiskusi atau sekedar beristirahat setelah perkuliahan yang melelahkan selama  berjam-jam. Pembangunan taman ini yang jauh dari pusat keramaian kampus menurut saya adalah sangatlah tepat. Mahasiswa-mahasiswi yang ruang kelasnya berada di bagian belakang kompleks gedung perkuliahan ITB menjadi mempunyai sebuah ruang terbuka untuk duduk santai dan saling berinteraksi.

Aspek Image/ Citra

Desain taman ini menurut saya sangatlah menarik dan unik. Konsep utamanya adalah taman ini sengaja dibuat radial terhadap suatu titik. Komposisi jumlah pohon rindang yang ditanam pun sangat pas, sehingga view pada taman tersebut tidak terhalang pohon dan pohon yang berjumlah 2 tersebut dapat menjadi buffer panasnya sinar matahari. Orang yang duduk-duduk bisa merasa adem berada di taman tersebut. Desain yang unik ini dapat dijumpai pada permainan beda ketinggian lantai taman ini, yaitu pada paving taman yang berbentuk tangga-tangga. Lalu, setiap spot pada taman ini didesain berbeda dengan spot lainnya sehingga memberikan suatu pengalaman ruang yang kaya dan tidak membosankan kepada pengguna taman. Tempat duduk di taman ini terbuat dari batu dengan tempelan batu kali. Pemilihan batu sebagai material tempat duduk taman dibandingkan besi untuk kursi taman, bertujuan agar tempat duduk taman ini terkesan lebih melebur dengan alam.

Aspek Kenyamanan

Taman ini menurut saya sangat tenang dan damai karena letaknya yang jauh dari pusat keramaian kampus. Pusat keramaian kampus terletak di Campus Center ITB dimana mahasiswa-mahasiswa biasanya berlalu lalang, duduk berkumpul ,mengobrol dan melakukan kegiatan lainnya. Oleh karena itu taman ini sangat cocok bagi mahasiswa untuk duduk bersantai sesaat dan melepas kejenuhan perkuliahan. Meskipun letak taman ini dekat dengan jalan raya, yaitu Jalan Tamansari. Namun, suara dari kendaraan tidak begitu terdengar dari taman ini karena terdapat pohon-pohon yang berperan sebagai Buffer suara kendaraan yang lewat dan terdapat lapangan rumput yang memisahkan jalan raya dengan taman ini. Suara kicauan burung adalah suara yang paling terdengar ketika berada di taman ini. Selain sebagai buffer suara kendaraan, pohon-pohon rindang ini juga bertindak sebagai buffer terhadap terik sinar sinar matahari pada siang hari, sehingga orang-orang yang berada di taman tersebut merasa nyaman dan adem.

Aspek Privasi

Sebagai ruang publik, taman ini menurut saya memiliki tingkat privasi yang lumayan baik. Hal itu dikarenakan letaknya yang berada di bagian belakang kompleks kampus ITB dan terhalang oleh tingginya gedung-gedung baru ITB. Tidak banyak orang yang berjalan melewati taman ini sehingga cocok bagi mahasiswa yang membutuhkan sebuah tempat berkumpul yang jauh dari keramaian dan menginginkan sedikit privasi. Hampir dapat dikatakan bahwa taman ini bersifat eksklusif untuk mahasiswa-mahasiswi yang gedung perkuliahannya adalah gedung CAS dan CRCS saja. Letak tempat duduk di taman ini didesain tidak berdekatan sehingga memberikan privasi tersendiri bagi orang-orang yang duduk di tempat duduk tersebut.

 

 

Ketika Gaya Hidup Modern Berpadu dengan Kerindangan

15214024 | Josephine Amalia

 

Ketika gaya hidup modern di Kota Jakarta berpadu dengan kerindangan, apakah yang akan terjadi? Bagaimana mewujudkan interaksi antarindividu yang mendalam di tengah- tengah masyarakat perkotaan yang individualis? Inovasi taman di tengah pusat perbelanjaan ternyata cukup menyita perhatian publik yang ingin rehat sejenak dari keramaian kota untuk menikmati kerindangan dan keteduhan pohon, namun juga ingin berbelanja di pusat perbelanjaan.

Bagi masyarakat Jakarta, Mal Central Park yang berada di Jalan S. Parman, Jakarta Barat ini memang sudah tidak asing. Central Park merupakan mal yang dapat dibilang sukses, apabila dilihat dari banyaknya pengunjung dan penuhnya toko-toko yang ada di dalamnya. Central Park selalu ramai dikunjungi pengunjung terutama pada akhir minggu. Di balik kesuksesan Mal Central Park, mal ini sendiri memiliki sesuatu “atraksi” yang unik dan tidak dimiliki oleh pusat perbelanjaan lain di Jakarta yang dapat menyita perhatian pengunjung. “Atraksi” tersebut berupa taman outdoor yang disebut Tribeca Park.

Ruang terbuka hijau seluas 1,5 hektar ini ditumbuhi dengan pepohonan dan rumput yang asri dan dilengkapi dengan kolam ikan koi, amphiteater, dan air terjun mini dan lokasi ‘Dancing Fountain’ yang dapat menjadi atraksi istimewa taman itu. Selain itu, di Tribeca Park terdapat beberapa kios makanan, restoran, dan tempat duduk. Tribeca Park juga memperbolehkan pengunjungnya untuk membawa hewan peliharaan dengan syarat pengunjung dapat bertanggung jawab atas kebersihan bersama. Adanya fasilitas- fasilitas seperti ini mendukung pengunjung untuk memilih untuk bersantai dan menghabiskan sore hari di Tribeca Park. Indahnya lanskap dan hijaunya Tribeca Park juga membuat taman ini seringkali menjadi lokasi shooting, foto, dan juga latihan musik. Berbagai event, festival, dan perayaan seringkali digelar di Tribeca Park, misalnya saja festival makanan yang biasanya diadakan setiap sebulan sekali di Tribeca Park.

Adanya Tribeca Park memunculkan rasa kekaguman dan kebaruan tersendiri, dikarenakan dengan stereotype mal di Jakarta yang lebih mementingkan bangunan dan sarana parkir dibandingkan ruang terbuka hijau. Tidak heran bahwa hal ini dapat menarik perhatian pengunjung untuk sekadar ingin tahu atau bersantai di Tribeca Park.

Namun, Tribeca Park sendiri memiliki kesan tersendiri yang sedikit berbeda untuk saya pribadi, dimana Tribeca Park mengingatkan saya dan membawa saya kepada memori sewaktu saya SMA dahulu. Lokasi Central Park yang hanya “selemparan batu” dengan sekolah saya, menjadikan mal ini destinasi utama bagi kami, para murid untuk melepaskan penat setiap hari jumat setelah seminggu menghadapi tugas- tugas dan ulangan- ulangan yang padat. Keterbatasan uang jajan sebagai murid SMA mengakibatkan kami tidak selalu menghabiskan waktu bersama di restoran atau kafe, namun dengan hanya sekedar duduk- duduk di Tribeca Park, kami dapat bercengkrama bersama dan melepaskan penat kami tanpa menghabiskan uang sepeserpun. Oleh karena itu, setiap saya melintasi Tribeca Park, selalu terbayang- bayang kenangan indah bersama teman- teman dekat sewaktu SMA dulu. Kenangan bergosip sambil duduk di Tribeca Park, tertawa bersama, selfie, melihat anjing- anjing lucu yang dibawa oleh pengunjung, berkaraoke, dan lain- lain. Sampai saat ini saja, sewaktu senggang dan liburan dimana kami dapat berkumpul lagi, kami pasti akan memilih menghabiskan waktu di Tribeca Park. Tribeca Park menjadi tempat yang istimewa bagi kami, yang memang sudah sangat jarang dapat bertemu karena menuntut ilmu di berbagai negara yang berbeda.

FUNGSI

Secara umum, Tribeca Park berfungsi sebagai ruang hijau terbuka dan juga fungsi rekreasi sebagai sarana untuk bersantai bagi pengunjung mall. Namun, fungsi lainnya dapat merangkap menjadi tempat bercengkrama, bersantai, berolahraga, tempat diselenggarakan acara dan festival, restoran, tempat perkumpulan pecinta binatang, tempat shooting, dan lain- lain sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Taman memiliki konfigurasi yang tidak simetris dengan amphiteater di sebelah utara dan memiliki pathway atau jalan yang menghubungkan bangunan Mal Central Park dan bangunan Tribeca Park di seberangnya. Bangunan Tribeca Park yang terletak terpisah dari Mal Central Park terdiri dari berbagai restoran, bar, tempat bilyar, dan karaoke.

KENYAMANAN

Lokasi dari Tribeca Park yang berada di antara gedung- gedung tinggi membuat udara dan suasana di Tribeca Park menjadi teduh dan tidak panas meskipun berada di tengah kota Jakarta. Bangunan apartemen Mediterania Garden, SOHO, Pullman, dan juga mal Central Park memiliki andil yang besar untuk menghalangi sinar matahari yang langsung menerpa Tribeca Park. Untuk menjamin kenyamanan pengunjung, beberapa kipas angin sudah disiapkan di berbagai sudut taman untuk mengantisipasi suhu udara yang tinggi.

Selain itu, rumput, tanaman, kolam dan fasilitas lainnya di Tribeca Park terawat dan rapi. Rumput dan tanaman disiram secara berkala oleh petugas. Kolam ikan secara berkala dikuras sehingga airnya jernih dan bersih. Adanya aturan yang cukup ketat serta pemeliharaan dan pengawasan yang baik menyebabkan fasilitas- fasilitas di taman seperti kursi taman menjadi terawat. Selain itu, kebersihan di taman juga cukup terjaga karena adanya pengawasan yang baik, petugas kebersihan yang secara berkala membersihkan taman, dan juga banyaknya tempat sampah di Tribeca Park.

MOOD

Processed with VSCO with f2 preset
Sebuah keluarga bersantai di Tribeca Park

Dikarenakan udara yang teduh, suasana di Tribeca Park menjadi santai dan tenang. Pada sore hari, banyak keluarga yang menghabiskan waktunya duduk di taman. Selain itu, Tribeca Park juga sering digunakan oleh pecinta anjing untuk berkumpul dan mengajak anjingnya jalan- jalan. Kolam ikan menambah suasana teduh dan damai. Adanya beberapa restoran di beberapa sudut taman menambah keramaian di Tribeca Park. Mayoritas pengunjung di Tribeca Park adalah keluarga dan anak muda. Pada akhir minggu, seringkali Tribeca Park digunakan untuk berbagai acara dan festival yang menyebabkan keramaian. Meskipun ramai, keteduhan dan kebersihan di Tribeca Park cukup terjaga.

KEAMANAN      

Dikarenakan akses masuk yang terkontrol yaitu melalui pintu masuk mal yang memiliki sistem keamanan yang tinggi, Tribeca Park cenderung aman. Selain itu, terdapat petugas keamanan yang mengontrol dan berkeliling taman. Hal itu untuk mencegah terjadinya kriminalitas dan juga mengontrol apabila ada yang melanggar aturan di Tribeca Park seperti menginjak dan duduk di atas rumput, merokok, buang sampah sembarangan, dan lain- lain.

Processed with VSCO with f2 preset
Suasana di Tribeca Park pada malam hari.

Dengan adanya taman terbuka yang terletak di dalam pusat perbelanjaan yang terletak di tengah kota ini, kita dapat menjauh sedikit dari keramaian kota untuk menikmati suasana teduh dan nyamannya taman sembari dapat berbelanja dan bersantap. Sementara itu taman ini secara positif dapat mempengaruhi interaksi antar pengunjung, karena seringkali pengunjung sulit mencari tempat untuk sekadar singgah bercengkrama dan mengobrol santai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Tribeca Park adalah sarana yang nyaman bagi pengunjung untuk mempererat hubungan dengan sesamanya dan merajut kenangan bersama yang tidak ternilai harganya, seperti halnya yang sudah saya rajut sendiri bersama teman-teman saya.