Quorum Sensing 1 : Archaea

Apakah kita sebagai calon arsitek pernah memperhatikan kesehatan penghuni didalamnya melalui material yang kita rancang? Atau mendesain bangunan yang mengurangi bakteri jahat / patogen? Inilah yang didiskusikan oleh ARCHAEA (Himpunan Mahasiswa Mikrobiologi ITB) dan IMA-G pada Quorum Sensing, Rabu (20/05/15) lalu di studio arsitektur lantai 5 yang dihadiri beberapa perwakilan dari ARCHAEA dan IMA-G. Acara ini membahas mengenai cara berpikir dalam merancang bangunan yang juga dilihat dari sisi mikrobiologi, dan antusisasme sangat terlihat dari massa ARCAHEA dan juga IMA-G.

Acara ini dimulai dengan pemaparan dari ARCHAEA mengenai rancangan bangunan yang mempengaruhi berkembangnya bakteri patogen tersebut. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa semakin banyak orang di suatu ruangan, kemungkinan tersebar penyakit juga semakin tinggi karena setiap orang membawa mikrobanya masing- masing. Selain itu, ketinggian bangunan juga mempengaruhi berkembangnya mikroba (semakin tinggi, jumlah mikroba semakin sedikit karena jumlah cahaya matahari yang lebih banyak). Setelah itu, dilanjutkan dengan pemaparan materi dari IMA-G mengenai kondisi yang nyaman dari bangunan bagi penghuni seperti kelembapan, suhu, dll. Selain itu dibahas juga mengenai jenis ventilasi yang paling baik bagi suatu bangunan agar setiap sudut bangunan mendapat pergantian udara yang memungkinkan untuk ‘membunuh’ bakteri.

Sesi pemaparan materi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Melalui sesi ini banyak pengetahuan yang didapatkan baik dari sisi biologi, (bagi massa-G), maupun sisi arsitektur (bagi massa ARCHAEA). Pemilihan material juga sangat menentukan perkembangan mikroba, karena semakin licin permukaan maka kemungkinan mikroba untuk menetap semakin kecil. Oleh karena itu, biasanya pada dinding dapur menggunakan keramik yang permukaannya cenderung licin. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi studi kasus yang menguji ARCHAEA dan IMA-G untuk ‘menyelidiki’ suatu rumah berdasarkan tampak, fasad, serta interior mengenai kesehatan bagi rumah itu sendiri beserta penghuninya.

Setelah sesi studi kasus selesai dan dirasa kedua pihak telah mengerti akan topik ini, Quorum Sensing ditutup dengan foto bersama. Mengapa Quorum? Karena pengetahuan tidak hanya didapat dari satu pihak, perlu kolaborasi dari pihak lain untuk mendapatkan pengetahuan yang lebih. Kesimpulan dari diskusi ini adalah pendekatan perancangan juga harus diperhatikan dari sisi mikrobiologi karena hal ini juga menyangkut kesehatan serta kenyamanan penghuni, yang juga merupakan fokus utama dari arsitektur.

oh… OHU

Open House Unit ITB 2014

Situasi ITB gimana pas OHU?

Sabtu, 30 Agustus 2014, Institut Teknologi Bandung mengadakan Open House Unit atau sering disingkat OHU yang bertujuan memperkenalkan unit-unit atau kegiatan ekstrakurikuler yang ada dalam ITB berikut dengan pendaftarannya.

Diadakannya OHU membuat beberapa perbedaan terlihat dalam kampus, seperti suasana Sunken yang biasanya penuh aktivitas menjadi sepi. Semua mahasiswa berbondong-bondong pergi ke arah selatan untuk melihat penampilan dari unit-unit yang ada.

1

Unit-unit yang bermarkas di Sunken memindahkan kesibukan mereka di area Lapangan Basket dan Lapangan Segitiga, begitupula di depan Labtek dan arah Jam Gadang. Dua panggung mengakomodasi unit-unit yang akan menunjukkan kebolehannya baik dengan musik maupun dengan berbicara saja.

Dari laporan yang terdengar seiring melakukan observasi, terdapat kabar bahwa OHU kali ini jadwalnya ngaret kurang lebih 1 jam dari yang diperkirakan. Ketua OHU, Rizka Risyad (angkatan 2012-Elektro), sempat terlihat sedang mengawasi keberjalanan OHU di tengah-tengah boulevard. Namun meskipun nyatanya telat, OHU tetap berlangsung dengan baik dengan diadakannya acara-acara mandiri oleh masing-masing unit untuk memikat pengunjung.

Mau tahu bagaimana situasi OHU tahun 2014 ini? Berikut foto-fotonya!

2        4

Sekilas tidak terlalu berbeda dengan OHU sebelumnya, hanya kali ini dekorasinya yang berbeda. Terdapat baik instalasi besar yang menghiasi boulevard dan hiasan-hiasan kecil yang terpajang di dekat Intel berupa jamur-jamur pastik dan gantungan-gantungan sepanjang jalur antara CC Barat-Timur dengan Labtek.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, masing-masing unit memiliki caranya sendiri untuk memikat pengunjung dan mendapatkan pendaftar sebanyak-banyaknya. Ada yang menawarkan permainan seperti yang umumnya dilakukan oleh unit olahraga.

5

Dari UBT (Unit Bulu Tangkis) juga menawarkan permainan men-serve­ kok ke lubang yang terpasang di stan. UBV (Unit Bola Voli) juga mengadakan permainan kecil di belakang stan di Lapangan Basket.

Tidak hanya permainan saja yang membantu menarik pendaftar, tapi juga orasi-orasi dan parade serta penampilan dari unit lainnya.

Terdapat OPREC yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa baru untuk menjadi bagian dari ajang lainnya yang dilakukan oleh ITB, serta penampilan dari unit musik seperti ITB Jazz dan penampilan drum dari MBWG.

Namun tidak semua berakar dari pentas saja. Adapula yang menarik hanya dengan menggunakan spanduk dengan kata-kata yang membuat penasaran. Hal ini dilakukan oleh unit Loedroek dan KM-ITB.

76

Loedroek memasang spanduk di lajur CC Timur sementara KM-ITB memasang instalasi di jalur yang sama.

Ada juga yang memamerkan perlengkapan-perlengkapan unitnya seperti yang dilakukan oleh ITB Toys dan KMPA.

8     9     10

Ada pula unit yang anggotanya berjalan di sekitar area OHU dengan mengenakan sesuatu yang menjelaskan identitas mereka. Biasanya dilakukan oleh unit-unit kebudayaan.

Tahun ini unit Genshiken juga tidak mau kalah dengan melakukan cosplay yang menjadi ciri khas mereka seraya melakukan tur ke sekeliling area OHU dimana orang-orang dapat berfoto bersama dengan mereka.

11

Dan OHU 2014 kali ini juga tidak lupa untuk menyediakan santapan yang berlokasi di lapangan hijau dekat Aula Barat. Santapan yang tersedia berupa makanan Jepang sampai dengan nasi goreng. Tersedia pula bermacam es krim dan makanan penutup lainnya.

Secara keseluruhan keberlangsungan OHU sangat bagus sampai sore ini, hanya yang disayangkan kolam Intel tidak dibersihkan dan menjadi berwarna hijau pekat. Mungkin karena diperkirakan tidak akan ada yang memperhatikan karena Intel berada di luar jangkauan area OHU.

Terus IMA-G lagi ngapain aja pas OHU?

Saat OHU dimulai Sabtu 30 Agustus ini, kebetulan sekali listrik di area tenggara mengalami kerusakan yang membuat gedung arsitektur tidak mendapatkan pasokan listrik dan menjadi gelap, lift­-pun tak berfungsi.

Di saat yang sama panitia Dies ada beberapa yang datang ke sekre dan mengadakan pembicaraan sebentar. Ada rencana bahwa anggota IMA-G juga akan mempublikasikan Gaung Bandung di OHU dan divisi danus Dies juga akan melakukan aktivitas danus.
Beberapa anggota IMA-G juga ikut berpartisipasi dalam OHU baik dalam panitia terpusat maupun dalam unitnya masing-masing.

Berikut beberapa anggota IMA-G yang terfoto saat meramaikan OHU!

12

Adisti (Ici, G13) di depan counter LFM (Liga Film Mahasiswa) yang akan menampilkan beberapa film horror. Jadwal LFM dikabarkan terundur sekitar setengah sampai satu jam dari yang diprediksi.

15

Risalah Putri dan Salsa (G13) sebagai panitia OHU. Benda yang dipegang Salsa (kanan) adalah salah satu objek yang digunakan untuk publikasi Gaung Bandung.

14

Budi (G13, sebelah kiri) dengan teman satu unit.

16

Himmah (G13), menunggu giliran pentas bersama unitnya (KPA) yang seharusnya dijadwalkan satu jam sebelumnya.

Selain yang memang memiliki keperluan dalam OHU, ada pula beberapa anggota G yang datang ke kampus untuk bermain dan bertemu teman-teman seperti yang dilakukan oleh Raja dan Ridho (G13).

17

Tumpukan yang berada di belakang meja ping-pong adalah bekas tugas fasad Studio Gubahan Bentuk yang dibuat oleh angkatan 2012 semester lalu.

Kira-kira seperti apa OHU di kala selanjutnya? Yang pasti tahun 2014 ini OHU berjalan dengan cukup baik dan meriah! [Ivana Anggraeni]

Halo Adik-Adik SAPPK 2013 – SKETSA

ITB. 26-27/4/14. Terlepas dari jadwal yang padat dan tanggal yang disempitkan, SKETSA untuk angkatan SAPPK 2013 siap dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 April 2014 hingga Minggu, 27 April 2014. Tentu saja, demi kelancaran kegiatan untuk adik-adik calon pengisi jurusan arsitektur dan planologi ini tim SKETSA membuka hari dengan melakukan briefing terpusat, diikuti dengan briefing per divisi setelahnya.

Setelah mantap dengan persiapan masing-masing, sesuai jadwal SKETSA dibuka pada jam 1 siang dengan menjemput SAPPK 2013 di Laboratorium Doping. Namun dengan adanya hujan, plan B harus dilaksanakan, yaitu memindahkan aktivitas untuk bermula di Ruang Seminar Lantai 6 Planologi dari yang semula direncanakan di Amphitheatre sebelah Arsitektur.

Sebelum mendengarkan penyambutan dari ketiga koorlap yaitu Aloysius Rio (AR12), M. Ridho (AR12), dan Ricky (PL12), adik-adik SAPPK 2013 mengumandangkan yelyel mereka. Setelah orasi mereka dimobilisasi dua puluh menit lebih cepat menuju spot mentoring, di mana mereka akan saling berinteraksi dengan kakak kelas mereka dan mengenal lebih dekat dengan kelompok mereka serta angkatan mereka. Mentoring kali ini juga membahas mengenai perkenalan jurusan, dan adik-adik dapat bertanya mengenai kedua jurusan tersebut (Arsitektur-Planologi).

Mentoring berlangsung selama kurang lebih satu jam lalu disusul dengan sholat Ashar berjamaah serta makan siang secara berkelompok untuk meningkatkan kedekatan mereka. Setelah kurang lebih tiga puluh menit, adik-adik SAPPK 2013 dimobilisasi menuju Ruang Seminar Lt.6 Planologi untuk mengikuti dua buah seminar, seminar pertama dari kakak kelas baik Arsitektur maupun Planologi untuk mengetahui kegiatan di jurusan masing-masing, serta seminar kedua dengan pembicara untuk menjelaskan tentang keprofesian.

Seminar pertama diisi oleh Silvania (PL10) dan Prathito Andy Wisambodhi (AR10) yang menjelaskan tentang kurikulum dan pelajaran yang didapat dalam masing-masing jurusan, ditemani Sheila Amalia (AR12) sebagai moderator. Dijelaskan bagaimana seseorang yang belajar mengenai Planologi berfungsi sebagai “dokter kota”, dimana lulusan jurusan tersebut mengembangkan kesejahteraan wilayah kota yang lebih makro dan memperhatikan perkembangan wilayah-wilayah tersebut. Arsitektur menjelaskan lebih kepada apa yang akan dihadapi angkatan SAPPK 2013 yang memilih arsitektur, bagaimana cara seorang mahasiswa arsitektur melihat sekelilingnya dan melakukan proses desain. Disebutkan pula mata kuliah yang akan didapat serta pertimbangan ketika melakukan proses desain.

Seminar kedua diisi oleh Bapak Deddy Wahjudi (founder Biro Arsitektur LABO) untuk profesi arsitektur, dan Bapak Kemal Taruc (Habitat Programme Manager wakil Indonesia di UN Habitat) untuk profesi Planologi. Kedua profesi tersebut dilihat dari apa yang dijelaskan memiliki kesamaan dari segi pemakaian imajinasi dan keduanya sama-sama mengarah kepada apa yang dapat diberikan untuk masyarakat. Di sela kedua seminar tersebut, diberikan ice-breaking oleh Karitka Gumelar (AR12) dan Luthfi Muhammad Iqbal (PL12) dengan membuat adik-adik SAPPK 2013 memperdengarkan yelyelnya kembali.

Setelah seminar selesai, SAPPK 2013 dimobilisasi untuk Ishoma dan makan malam. Segera kemudian mereka dimobilisasi menuju spot mentoring untuk kedua kali pada hari itu di tiga spot yaitu Selasar dan Galeri Arsitektur serta Pilotis Geodesi. Setelah mentoring, SAPPK 2013 diajak untuk menonton video tentang gambaran perkuliahan Arsitektur dan Planologi yang telah dipersiapkan oleh Tim Publikasi & Dokumentasi SKETSA 2013.

Video ditutup dan dilanjutkan review dari koorlap untuk hari itu. Setelah mendengarkan review di Amphiteater, SAPPK 2013 siap dimobilisasi pulang untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk SKETSA 2013 hari kedua yang akan dimulai pagi hari Minggu, 27 April 2014.

Pada hari kedua sketsa 2014, minggu 27 april 2014, sappk 2013 menjalani banyak kegiatan. Kegiatannya yakni mentoring mengenai jurusan di sappk dan motivasi yang bertujuan utnuk memperjelas kembali keputusan setiapa anak sappk 2013 yang ikut pada hari itu, berdiskusi mengenai realitas bangsa agar dapat mengenali kenyataan bangsa sehingga dapat mempunyai visi dan misi untuk bangsa, bermain bersama yang tujuannya untuk meningkatkan kekompakan dan kesatuan sappk 2013, dan ditutup pada malam hari dengan orasi dari koordinator lapangan dan ketua sketsa 2013.

Dalam penutupan malam itu, semua panitia lapangan dan non-lapangan sketsa 2014 berkumpul di amphiteater asitektur. Penutupan malam itu bertujuan untuk mempertanyakan kembali motivasi jurusan, kekompakan angkatan sappk 2013, dan merangkum hal-hal apa saja yang sudah didapatkan dalam dari sketsa 2014 yang sudah berlangsung selama 2 hari. Hal-hal yang sudah didapatkan menurut sappk 2013 ialah:

  1. Yang bimbang untuk memilih jurusan tidak bimbang lagi karena ada seminar motivasi, games, senam, dan diajarkan bagaimana memanajemen mimpi dan bagaimana cara mencapainya.
  2. Kejelasan mengenai kehidupan di jurusan-jurusan sappk, yakni arsitektur dan perencanaan wilayah dan kota
  3. Mengetahui profesi-profesi dan dunia kerja di jurusan-jurusan di sappk dari seminar yang diisi oleh angkatan 2010
  4. Mengetahui himpunan-himpunan di arsitektur yakni IMA-G dan perencanaan wilayah dan kota yakni HMP

Pada akhir penutupan, sappk 2013 ditantang untuk mengadakan final project sappk sebagai wujud kesatuan sappk 2013 dan pengabdian masyarakat dari sappk 2013. [ia & gns]

Dimulainya KM-ITB Seru

Plaza Widya ITB. 10/4/2014. Pada hari Kamis (10/4/2014), Jeffry Giranza (GL’10) resmi menjadi Presiden KM-ITB dan Aulia Maharani (AE’10) sebagai WMA Wakil Mahasiswa periode 2014/2015. Prosesi Pelantikan Presiden KM ITB dan MWA-WM 2014/2015 dilaksanakan di Plaza Widya. Acara yang dijadwalkan mulai jam 17.00 WIB baru terlaksana jam 17.34 WIB sebab menunggu massa kampus dan perwakilan himpunan yang belum hadir. IMA-G sendiri diwakili oleh Rani (G-12), Rifa (G-12), Tomo (G-12), Ryan (G-12), Steven (G-12), Yasmin (G-13), dan Bima (G-11) sebagai senator IMA-G.
Ketika massa kampus sudah cukup memenuhi area Plaza Widya, prosesi pelantikan dimulai dengan Jeffry dan Aulia naik ke sebelah utara plaza agar dapat dilihat oleh semua yang hadir. Kemudia massa kampus yang hadir menyanyikan Indonesia Raya bersama sama dan pemutaran lagu Hymne KM-ITB. Setelah pelantunan lagu-lagu tersebut, barulah dilaksanakan penyerahan jabatan secara simbolis dengan Nyoman Anjani, selaku Presiden KM ITB 2013-2014, menyerahkan bendera KM ITB kepada Jeffry Giranza sebagai Presiden KM ITB yang baru. Pengucapan sumpah oleh Jeffry Giranza dan Aulia Maharani sebagai presiden dan MWA WM periode 2014-2015 dipandu Zaki Muhammad selaku Ketua Kongres KM ITB 2013-2014.
Setelah resmi sebagai Presiden baru KM ITB, Jeffry berorasi singkat mengenai pentingnya keselarasan himpunan sebagai satu KM ITB untuk berbakti kepada Indonesia. Aulia Maharani juga menyampaikan orasi singkatnya yang menekankan pada mahasiswa agar aktif dan bekerja sama untuk memajukan kampus serta bangsa ini. Acara pelantikan ini berakhir pada pukul 17.55 WIB, ditutup dengan Salam Ganesha bersama yang dipimpin oleh presiden kita yang baru. Massa kampus terlihat antusias untuk memberi selamat kepada Jeffry dan Aulia seletah acara resmi selesai. [yaz]

 

Forsil Terakhir Kabinet Pelita Muda KM-ITB-Forsibul Maret

Basement CC Barat, 5/3/14. Tuan rumah forsilbul kali ini adalah IMA-G (Ikatan Mahasiswa Arsitektur-Gunadharma), IMG (Ikatan Mahasiswa Geodesi), Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi ‘GEA’, Genshiken, Sahang (Unit Serumpun Mahasiswa Bangka Belitung), PSTK (Perkumpulan Seni Tari dan Karawitan ),dan Unit Kebudayaan Banten Debust. Forsil dimulai pukul 19.05, dibuka dengan sambutan Menko Harmonisasi Kampus. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari IMG. Perwakilan dari IMG menyampaikan tentang salah satu agenda IMG yaitu Geopoint 2014. Tujuan dari acara tersebut adalah mengenalkan ilmu geodesi. Acara ini terdiri dari seminar dan lomba. Untuk informasi lebih lanjut bisa melalui akun twitter @Geopoint2014 atau melalui web bit.ly/geopoint14.

Selanjutnya presentasi dari Genshiken yang menjelaskan tentang agenda mereka, yaitu Gen Carnival 2014.  Acara ini terdiri dari pameran karya, stage perforamance, talkshow, dan cosplay. Acara ini akan dilaksanakan pada bulan April 2014. Dilanjutkan penampilan dari Sahang ITB berupa nyanyian daerah Bangka Belitung dengan diiringi alat musik tradisional.

Presentasi dilanjutkan oleh Kahim IMA-G, Adam Nurilman (G ‘12). Dikesempatan kali ini IMA-G menyampaikan isu “Bandung Creative City, Bandung untuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO”. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI akan mengajukan 4 kota sebagai Kota Kreatif ke UNESCO, yaitu Yogyakarta, Solo, Bandung, dan Pekalongan. IMA-G mengajukan isu ini karena setiap elemen di kampus Ganesha dapat ikut serta membantu Pemda Bandung untuk mewujudkan Bandung Creative City.

Kemudian presentasi oleh Sahang ITB yang menjelaskan tentang kegiatan rutin serta agenda yang akan dijalankan pada tahun 2014, salah satunya adalah “Nganggong 2014”. Sahang juga membuka oprec untuk belajar tari dan musik.

Dilanjutkan presentasi oleh PSTK yang menerangkan tentang agenda Tanggap Warsa 43, yang tidak lain adalah Dies PSTK. Terdapat dua acara inti yaitu Ganesha Membatik dan Pagelaran Wayang Orang “Kunthi”.

Presentasi oleh GEA memaparkan agenda yang akan dilaksanakan yaitu Geohumanism 2014. Kegiatan ini adalah pengabdian masyarakat. Pada tahun ini berfokus pada pemetaan sosial di masyarakat Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, berlokasi di sekitar 200 m dari hulu Citarum. Hasil pemetaan sosial berupa lima program yang bisa dijalankan di Tarumajaya yaitu, pemetaan kualitas air, pemetaan daerah rawan longsor, program biogas, program pupuk vermin kompos, dan desa wisata.

Kemudian presentasi oleh Unit Kebudayaan Banten Debust. Presentasi berupa pengenalan kepengurusan baru dan program kerja Debust. Setelah presentasi dilanjutkan penampilan rampak bedug oleh anggota Debust.

Rampak Bedug oleh Unit Kebudayaan Banten Debust
Rampak Bedug oleh Unit Kebudayaan Banten Debust

Setelah penampilan, dilanjutkan presentasi oleh KM-ITB. Pertama, membahas tentang perkembangan acara Collaboration Punten Tamansari. Kedua, dari Kementrian Kewirausahaan yang menjelaskan agenda “Connecting Dots”, pada acara ini terdapat peluang usaha untuk mendapatkan investasi usaha. Ketiga, dari Biro Kominfo KM-ITB mengenai akun email @km.itb.ac.id bagi tiap lembaga yang ada di ITB. Setiap lembaga mendapat jatah satu akun email. Keempat, mengenai tim formatur OSKM. Tim formatur berpesan kepada setiap lembaga yang anggotanya berencana menjadi panitia pelaksana OSKM mengikuti perkembangan tim formatur agar hasil dari tim formatur ini digunakan dan dapat dimanfaatkan.

Pukul 21.50 acara forsibul ditutup oleh Nyoman Anjani dengan pesan terhadap siapapun K3M yang terpilih, mereka tetap menjadi pelita bagi kampus ITB dan masyarakat. Setelah pesan, semua yang hadir dalam forsibul berdiri dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan melakukan Salam Ganesha. [adn]