Anggapan Dasar
  • Sejarah, Teori dan Kritik Arsitektur merupakan komponen penting dalam pendidikan dan praktek arsitektur.
  • Sejarah, Teori dan Kritik Arsitektur merupakan kegiatan intelektual dan bidang studi yang secara substantif maupun metodologis bersifat mandiri.
  • Sejarah, Teori dan Kritik Arsitektur memberikan pemahaman komprehensif tentang fenomena arsitektur beserta konteks dan kekuatan yang mempengaruhinya.

 

Keterkaitan Sejarah, Teori dan Kritik dalam Arsitektur
  • Sejarah Arsitektur tidak mungkin dipahami dengan baik tanpa menyentuh pertanyaan-pertanyaan teoritis dan kritis.
  • Teori Arsitektur dan Kritik Arsitektur tidaklah lengkap tanpa konteks kesejarahan.
  • Kritik Arsitektur selalu memerlukan sejarah dan teori sebagai rujukan dasar atau normatif.

 

Pengertian Dasar

Architectural History: Bidang studi yang bertujuan menjelaskan arsitektur sebagai fenomena sosial, budaya dan historis.
History of Architecture: Obyek studi Architectural History, berupa artefak, pemikiran dan teks kesejarahan arsitektur.
Architectural Theory: Bidang studi yang bertujuan membangun tubuh pengetahuan dan sistem-sistem kognitif untuk membantu memahami, menilai dan memberi makna pada berbagai fenomena arsitektur yang teramati.
Theory of Architecture: Obyek studi Architectural Theory, berupa seperangkat konsep, definisi dan proposisi yang menyajikan pandangan sistematik tentang suatu fenomena arsitektural, guna menjelaskan dan memprediksi fenomena arsitektral tersebut.
Architectural Criticism: Kegiatan deskriptif, analitis, interpretatif dan evaluatif atas karya arsitektur, untuk tujuan peningkatan profesionalisme, arti dan mutu produk arsitektural.

 

Tujuan
  • Mengembangkan perspektif historis, teoritis dan kritis dalam studi arsitektur serta konteks sosial, politik dan intelektual yang melingkupinya.
  • Melatih ketrampilan analitis, konseptual, interpretatif, dan metodologis riset sejarah, teori dan kritik arsitektur.
  • Membangun tubuh pengetahuan disiplin ilmu sejarah, teori dan kritik arsitektur.
  • Mengembangkan berbagai kerangka serta model pemahaman arsitektur dan urbanisme yang bersifat kontekstual.

 

Bidang Kajian
  • Budaya bermukim, pengetahuan lokal dan arsitektur vernakular masyarakat etnik di Indonesia.
  • Perkembangan arsitektur dan urbanisme di Indonesia, serta kaitannya dengan evolusi teori dan praktek kearsitekturan dari jaman prakolonial hingga masa kini.
  • Aplikasi perspektif teoritis dan metodologis baru yang relevan, untuk kasus-kasus arsitektur dan urbanisme di Indonesia.
  • Kritik arsitektur dan urbanisme berdasarkan paradigma baku (fungsi, estetik formal, teknologi, makna) dan paradigma alternatif (ekologi, fenomenologi, teori kritis, feminism, pascastrukturalis, dll.)
  • Dokumentasi pemikiran dan karya tokoh-tokoh /kelompok arsitek di Indonesia, dari jaman kolonial hingga masa kini.

 

Body of Knowledge
Roadmap 2016 – 2020
Student Performance Criteria